Dunia bisnis adalah dunia yang keras penuh tantangan, uji nyali dan juga penuh resiko yang harus dihadapi oleh seorang pengusaha. Jika ingin jadi pengusaha maka siapkanlah mental yang kuat agar bisa membangun pondasi perusahaan yang kuat pula, karena bila tidak Anda akan gugur ditengah jalan. Banyak masalah-masalah yang harus dihadapi oleh seorang pengusaha dari masalah internal maupun eksternal tapi kali ini saya tidak membahas semuanya karena terlalu banyak capek juga yang nulis. Oke kali ini saya akan menulis tentang kompetitor, salah satu hal yang harus dihadapi oleh pebisnis. Bisnis sekarang tidak terlepas dari persaingan, jika Anda tidak mau bersaing lebih baik tidak usah jadi pengusaha silahkan mundur secara teratur dari dunia bisnis yang katanya kejam ini. Bahkan sekarang sudah ada Komite Pengawas Persainga Usaha / KPPU yang mengatur persaingan usaha agar bisa tetap bersaing secara sehat. Kata orang dunia bisnis itu teman bisa jadi lawan, memang ada  benarnya juga sih… Sebagai contoh Anda punya teman yang baik sekali udah lama juga berteman kalau orang jawa bilang Konco kenthel tapi ternyata teman Anda mempunyai bisnis yang sama dengan bisnis Anda mau tidak mau Anda harus bersaing dengan dia untuk merebut konsumen. Anda harus bersaing dengan teman Anda tadi dan akhirnya persahabatan yang sudah lama Anda bangun akhirnya kandas gara-gara persaingan bisnis. Sudah saya bilang bisnis itu kejam.

Bsnis apapun pasti persaingan akan selalu ada karena diiringi denga teknologi informasi yang semakin memadai jadi peluang bisnis apapun pasti dicari dan digali dan dari sinilah muncullah persaingan karena mereka tidak ingin Anda menikmati lezatnya kue sendirian makanya mereka mau ikut menikmati juga. Mereka pun muncul bukan cuma satu bahkan lebih dari itu yang semakin membuat Anda pusing karena harus berbagi nikmatnya kue lezat pada orang lain. Mungkin tidak berbagi sih tapi direbut, kalau Anda tidak pintar dalam mengatur strategi bisa habis kue Anda dan Anda tidak kebagian dan akhirnya bisnis Anda pun gulung tikar alias tutup karena Anda tidak kebagian kue lezat atau kalah bersaing.

Tapi jangan kuatir dengan kompetitor, dalam bisnis semua harus dihadapi termasuk kompetitor bila Anda ingin ganti bisnis apapun karena kalah bersaing bisnis baru Anda pun juga pasti ada kompetitor. Maka dari itu lebih baik fokus pada bisnis yang sudah ada, kompetitor gak usah dimbil pusing lebih baik diambil hikmahnya saja, Dengan adanya kompetitor justru bisnis Anda akan semakin berkembang karena ada acuan untuk menjadi lebih baik dari kompetitor Anda. Dan menjadi yang terbaik dari kompetitor bisnis yang sama dengan Anda maka dari itu dengan adanya kompetitor justru Anda akan terus berfikir kreatif dan terus berinovasi untuk bisa bersaing dan unggul dengan kompetitor. Bayangkan jika produk smartphone hanya ada satu saja tidak ada produk yang lain mungkin sekarang Anda tidak bisa menikmati canggihnya dunia teknologi karena mereka  tidak akan berinovasi karena merasa tidak ada kompetitor sehingga mereka hanya memproduksi smartphone yang monoton karena bagi konsumen tidak ada pilihan lain. Jadi persaingan adalah bagian dari bisnis hadapi dan atur strategi.

Categories: CATATAN

akadusyifa

Terima kasih sudah membaca tulisan ini semoga bermanfaat,

0 thoughts on “Kompetitor”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

CATATAN

Faktor Vital Dalam Perusahaan, Pemasaran.

Pemasaran adalah hal vital dalam sebuah perusahaan apalagi bagi perusahaan yang sedang berkembang, dibutuhkan seorang ahli untuk menduduki posisi dalam hal marketing. Jika pemasaran produk sukses maka tentu perusahaan pun juga pasti sukses, pemasaran memang Read more...

CATATAN

Membangun Koneksi Disaat Mahasiswa

Saat ini untuk bisa mahasiswa bukanlah perkara yang sulit tidak seperti dulu yang untuk menjadi mahasiswa dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, keadaan dahulu tentu berbeda dengan sekarang. Saat ini bisa belajar diperguruan tinggi bukanlah hal Read more...

CATATAN

Macam Mahasiswa

Sebaik-baik kuliah adalah kuliah yang lulus. Kata-kata itu sederhana dan lugas. Tapi dampaknya dahsyat bagi sebagian orang. Kata ‘Kuliah’ di utak-atik dari sudut manapun. Analisa global sampai lokal sekalipun. Ujung-ujunganya sampai pada kesimpulan “lulus kapan?”. Read more...

Back To Top