581119_3161666196386_1107242919_32314532_1068596367_n

Hahaha…sebelum melanjutkan tulisan ini, saya minta maaf karena saya tidak bisa menahan tawa saya. Apalagi, kalau berbicara masalah yang satu ini, mungkin inilah tugas akhir yang bakal membuat saya paling kerepotan. Harus keliling sana-sini cari buku, belum lagi harus setiap saat konsultasi dengan pembimbing. Hmm ini sih baru dengar-dengar juga dari cerita dari teman-teman, katanya seperti itu.

Skripsi…itu kalau definisnya sih saya paham betul, skripsi itukan salah satu karya ilmiah yang dijadikan sebagai syarat utama bagi mahasiswa yang ingin memeroleh gelar S1-nya.

Sejauh ini, saya belum juga punya inisiasi untuk mencoba memulai menjamah tugas yang satu ini. Padahal, kalau melihat antusias teman-teman satu jurusan saya di kampus eh..malah berlomba-lomba memasukkan judul bahkan sudah ada yang menyelesaikan sampai tahap proposal, luar biasa juga ya. Berbeda dengan saya, yang hanya terbiasa di luar hehe…

Di kampus, dari sekitar ratusan teman kelas dikampus, kalau tidak salah tinggal saya yang belum juga memasukkan judul. Kedengarannya mungkin ironi, lagian memasukkan judul itu baru tahap pertama bung, belum lagi seminar proposal, penelitian, ujian meja, hingga seminar hasil, butuh waktu berapa lama bung!!!

Tak hanya itu, katanya, tugas membuat skripsi ini akan menelan banyak biaya bung. . Persoalan biaya sih mungkin tidak terlalu terbebani,. Tapi, masalah membuat skripsinya itu loh..yang membuat saya pusing. Bayangkan, belum saya kerja saja, saya sudah merasa pusing tujuh keliling.

Terkadang saya bertanya-tanya kepada teman-teman sebaya saya, apakah skripsi itu bisa juga dikompromi sama halnya dengan mata kuliah yang lain. Mungkin terkesan licik sih, misalnya mendatangi dosen dengan membawakan Daftar Penilaian Nilai Akhir (DPNA), lalu tinggal diisi saja, nilai yang akan diberikan untuk tugas Skripsi itu. Hahahaha..tapi sialnya kata mereka, kalau seperti itu orang sinting pun bisa jadi sarjana.

Kata mereka kalau mau dikatakan sarjana ya harus pintar membuat skripsi, kerena esensi orang kuliah itu ya pintar membuat skripsi. Tapi masa iya seperti itu, bukannya kalau saya melihat di TV atau di media mana pun itu. Malah ada hanya tamatan SMA sudah pintar membuat skripsi, bahkan tenaganya dipakai orang lain untuk dibuatkan Skripsi hingga disertasi. Padahal, ia itu hanya tamatan SMA loh.

Tanpa saya menafikkan, kadang juga muncul kesadaran dalam diri saya untuk bersungguh-sungguh membuat skripsi sendiri. Tapi ah..entahlah saya hanya berharap Tuhan masih mau ikut “campur” membantu saya dalam persoalan ini.

Categories: CATATAN

akadusyifa

Terima kasih sudah membaca tulisan ini semoga bermanfaat,

0 thoughts on “Skripsi apaan yaa??”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

CATATAN

Mau Kerja atau kuliah Lagi???

Begitu pertanyaan yang terkadang muncul pada saat masih mahasiswa. Untuk menentukan pilihan, selesai kuliah lebih baik bekerja atau kuliah lagi bukanlah perkara gampang. Ada beberapa pertimbangan yang layak dicermati sebelum memilih salah satunya. Di antaranya Read more...

CATATAN

Resolusi Hidup

Pagi-pagi bangun tidur udah dibikin kaget aja nih liat kalender gak terasa dan baru nyadar ternyata udah bulan Oktober aja, kok cepet amat ya udah mau akhir tahun lagi dan udah 2016 deh sebentar lagi Read more...

CATATAN

Berfikir dan Merenunglah

Saya pikir sukses itu harus bekerja keras tapi ternyata harus bekerja cerdas. Saya pikir sayalah orang yang paling hebat tapi ternyata ada langit diatas langit. Saya pikir kegagalan itu final tapi ternyata hanya sukses yang Read more...

Back To Top